UKHUWAH ISLAMIYAH

 
Tak kenal maka tak sayang,tak memahami maka tak peduli,tak mencukupi berarti tak saling bantu .^_^

Dalam pembentukan Ukhuwah Islamiyah, ada tiga tahapan yang harus dilalui:
        1. tahap ta'aaruf (saling mengenal),
        2. tahap tafaahum (saling memahami),
        3. tahap takaaful (saling mencukupi).
    Mari kita tengok secara singkat 3 tahapan ini pada bagian selanjutnya.
1.Pada tahap "ta'aaruf", ukhuwah mulai dirintis. Yakni, dua (atau lebih) ikhwah saling mengenal, dengan saling mengunkapkan latar-belakang masing-masing. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam hal ini:
"Hai manusia! Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya kamu mengenal satu sama lain. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu dalam pandangan Allah ialah yang lebih bertaqwa. Sesungguhnya ALlah MahaTahu dan Mengerti." (Q.S. Al Hujurat 13).
    Dengan pengenalan ini maka kita mampu menghayati hakekat perbedaan-perbedaan (bangsa, kedudukan, status, ras, bahasa, dll.) di antara kita dan akhirnya mampu menerima perbedaan-perbedaan ini sebagai kehendak Allah agar kita bisa saling mengenal
2.Pada tahap "tafaahum", level ukhuwah adalah lebih tinggi lagi. Setelah kita mengenal latar-belakang Akh kita, maka selanjutnya kita perlu memahami diri Akh kita lebih detail lagi. Yakni sampai pada taraf mengenal dan memahami apa-apa yang disukai dan apa-apa yang dibenci oleh Akh kita, sehingga kita dapat bertindak sebaik-baiknya kepadanya. Yakni sampai pada taraf kita memahami kelebihan dan kelemahan Akh kita sehingga dapat bertindak demi untuk kebaikan Akh kita.

3.Pada tahap "takaaful", disinilah level yang tertinggi. Setelah kita saling mengenal, kemudian saling memahami, akhirnya kita bisa saling mencukupi. Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan kepada kita:
"....Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebaikan dan taqwa, dan janganlah kamu tolong-menolong dalam mengerjakan dosa dan pelanggaran hukum...." (Q.S. Al-Maidah 2).
Bagaimana kita melaksanakan perintah ALLAH ini kalau kita tidak saling mengenal maupun satu sama lain? Jadi kedua tahapan ukhuwah merupakan pre-requisite untuk tahapan takaaful ini.
    Dalam harakah Islamiyah, terbinanya ukhuwah Islamiyah berperan penting sekali demi keberhasilan da'wah. Imam Syahid Hasan Al Banna menjadikan ukhuwah Islamiyah ini sebagai salah satu dari 10 tiang bai'ah dalam organisasi da'wah yang beliau bina. Beberapa ungkapan beliau yang mungkin dapat kita kaji dalam membentuk ukhuwah Islamiyah adalah sebagai berikut:
    Kekuatan jama'ah, sebagaimana organisasi-organisasi secara umumnya, adalah terletak pada kekuatan ikatan para anggotanya.
    Tiada ikatan yang lebih kuat dalam hal ini selain ikatan "cinta" yang didasarkan pada aqidah Islam.
    Tingkatan daripada "ikatan cinta" ini yang paling lemah adalah kebersihan hati kita terhadap Akh kita (yakni dari segala macam penyakit hati, seperti buruk sangka, iri-dengki, congkak, tamak, dll.).
    Tingkatan yang paling tinggi daripada "ikatan cinta" ini adalah mendahulukan  kita dan kepentingannya sebelum kita dan kepentingan kita.
    Akhirnya,  uraian tentang ukhuwah Islamiyah ini dengan sekali lagi menguraikan betapa pentingnya ukhuwah Islamiyah ini bagi kita sendiri sebagai jema'ah Muslim. Kita semua tahu kan agama Islam adalah agama Allah. Dan Allah telah menjanjikan kelanggengan Islam. Jadi, apa kita mau menjalin ukhuwah Islamiyah atau tidak, Islam akan tetap jaya dan da'wah Islam akan berjalan terus. Tetapi kita tidak bisa hidup tanpa ukhuwah Islamiyah. Ibaratnya sekelompok biri-biri di pinggir hutan. Seekor serigala hanya akan mampu menangkap seekor biri-biri yang terpencar dari kelompoknya.
    Mohon maaf kalau ada kata-kata yang nggak berkenan. Kalau ada diantara SAHABAT yang ingin menambahkan insya bermanfaat bagi saya dan yang lainnya ............ salam sahabat dalam ikatan islam ^_^
BACK TO ALLAH

Komentar

Postingan Populer